Share on facebook
Share on twitter

Berikut Adalah Jenis Jenis Masalah Mental

jenis-jenis-masalah-mental
Colorful overlapping silhouettes of black or African Americans.

Masalah Mental amatlah banyak sekali jenis jenisnya, beberapa akan kita bahas pada artikel ini

Jarang orang tahu jika di dunia ini ada banyak sekali jenis masalah mental. Kelainan mental ini ternyata tidak sesederhana pemikiran awam. Ada banyak sub jenis masalah yang bisa muncul kapan saja dalam kehidupan Kamu. Karenanya Kamu harus memahami cara mengantisipasinya dengan baik. Salah satunya adalah jangan lupa bahagia.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki taraf kenaikan tinggi dari sudut penderita masalah gangguan mental ini. Berdasarkan riset dari Kementerian Kesehatan RI yang rilis pada tahun 2018 lalu, kenaikan jumlah penderita gangguan mental pada tahun tersebut mencapai 7 persen.

Pada riset tersebut, berhasil diambil kesimpulan jika penyakit satu ini bisa menyerang semua golongan usia. Namun, golongan usia yang paling rentan mengalami masalah mental ini adalah mereka yang berusia 75 tahun ke atas. Persentasenya cukup tinggi. Hampir 9% dari penduduk usia 75 tahun lebih di Indonesia mengalami gangguan mental.

Selebihnya anak muda yang berada di kisaran usia 15 hingga 24 tahun juga memiliki kerentanan yang cukup tinggi. Persentasi di taraf usia satu ini mencapai 6,2 persen pada tahun 2018 lalu. Kamu yang masih muda, jangan beranggapan jika usia muda pasti jauh dari masalah ini.

Ada banyak hal yang memicu kondisi satu ini dari mulai kecanduan narkoba, masalah ekonomi, asmara, dan lain sebagainya. Ada beberapa jenis masalah mental yang seringkali terjadi pada semua kalangan. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas setiap jenis masalah tersebut secara lebih dalam.

Anxiety Disorder atau Gangguan Kecemasan

Mereka yang menderita anxiety disorder akan merasakan gangguan kecemasan tingkat tinggi pada saat menghadapi situasi sulit, atau merespon kondisi darurat tertentu. Pada kondisi seperti ini, biasanya penderita mengalami rasa takut yang begitu dahsyat sehingga berakibat pada kondisi organ fisiknya sendiri.

Ketika sedang merasakan takut atau cemas, penderita masalah mental satu ini akan mengalami percepatan detak jantung. Sudah bisa dipastikan hal ini akan memicu jenis gangguan lainnya seperti rasa pusing berlebih, sulit berkonsentrasi, keluarnya keringat dingin, hingga insomnia.

Ada juga kondisi yang membuat penderitanya merasa panik ketika berada di tempat ramai. Atau bisa juga mengalami fobia berlebih terhadap sesuatu. Hal ini juga termasuk ke dalam kategori masalah mental anxiety disorder.

Mood Disorder atau Gangguan Suasana Hati

Mood disorder merupakan salah satu jenis gangguan afektif. Jenis gangguan satu ini membuat mereka yang menderitanya terus menerus merasakan kesedihan yang berlebihan. Tidak hanya kesedihan saja, penderita gangguan mental satu ini juga bisa merasakan kebahagiaan yang terlalu berlebihan.

Cukup banyak orang yang mengalami gangguan seperti ini. Biasanya hal ini terjadi pada kalangan muda. Perlu dipahami, fluktuasi atau emotional movement dari rasa senang menjadi kesedihan adalah merupakan bentuk dari gangguan mental itu sendiri.

Sering kali paramedis menyebutnya dengan istilah masalah mental Bipolar Disorder. Ada juga jenis gangguan lain yang seringkali muncul seperti misalnya depresi karena penyakit fisik, gangguan afektif musiman dan depresi jangka panjang.

Psychotic Disorder atau Gangguan Psikotik

Jenis masalah mental lainnya yang seringkali terjadi adalah psychotic disorder. Gangguan mental satu ini merupakan salah satu kategori gangguan mental yang cukup parah tarafnya. Bahkan jika dibiarkan, jenis gangguan satu ini bisa memicu terjadinya penyakit mental berbahaya lainnya seperti skizofrenia.

Pada umumnya mereka yang menderita penyakit satu ini akan sering mendengar halusinasi. Tak hanya mendengar, bahkan mereka juga akan melihat atau bisa merasakannya. Titik terparah dari kondisi ini adalah delusi. Delusi merupakan keadaan ketika Kamu sudah tidak bisa membedakan mana hal yang nyata dan mana hal yang tidak nyata dalam hidupmu.

Eating Disorder atau Gangguan Makan

Masalah mental selanjutnya adalah eating disorder. Mereka yang menderita gangguan kejiwaan satu ini sering kali mengalami anoreksia, bulimia nervosa dan binge eating. Anoreksia merupakan kondisi dimana penderita selalu merasa kelebihan berat badan. Padahal sebenarnya tidak. Ini juga sering terjadi pada mereka yang terbiasa melakukan diet ekstrim.

Sedangkan bulimia nervosa merupakan kebiasaan makan dalam porsi yang begitu besar, namun kemudian penderita segaja memuntahkan apa yang sudah mereka makan tersebut. Sudah pasti ini sangat berbahaya. Sedangkan binge eating adalah kondisi dimana penderita kesulitan untuk berhenti makan banyak. Paramedis berpendapat jika eating disorder ini merupakan salah satu masalah mental yang serius.

Personality Disorder atau Gangguan Kepribadian

Personality disorder adalah satu dari bentuk gangguan mental yang mampu menyerang kepribadian diri seseorang. Penderita penyakit satu ini biasanya memiliki bentuk perilaku yang berbeda jauh dari orang pada umumnya. Masalah mental satu ini biasanya menghasilkan perilaku yang impulsif dan cenderung labil pada penderitanya.

Jika dibiarkan, kondisi personality disorder ini bisa memicu terjadinya dissociative disorder alias kepribadian ganda. Sangat direkomendasikan bagi Kamu untuk berkonsultasi kepada ahli bilamana Kamu mengalami kondisi yang sudah kami paparkan di atas. Jangan pernah meremehkan masalah mental karena dampaknya bisa sangat besar terhadap hidup Kamu.

Baca Juga artikel lainnya: Inilah manfaat berpuasa bagi imunitasmu

Mulai Berlangganan Pada Artikel Kami!

Kami akan mengirimkan artikel terbaru kami setiap minggunya, langsung ke kotak masuk email anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Bagikan cerita dan pengalamanmu melalui media sosial kami!