Share on facebook
Share on twitter

Inilah Manfaat Berpuasa Bagi Imunitasmu

Manfaat-berpuasa-pada-saat-pandemi

Manfaat berpuasa sangat lah cocok pada masa pandemi ini

Manfaat berpuasa sangat banyak dan dapat dirasakan terutama bagi kesehatan tubuh secara jasmani dan rohani. Puasa merupakan ibadah yang dilakukan oleh umat Islam, khususnya di bulan Ramadhan. Selama berpuasa tubuh harus menahan lapar dan harus selama 13 jam. Termasuk menahan hawa nafsu termasuk amarah sehingga dapat meningkatkan kesabaran.

Saat berpuasa tubuh memang lemas dan energi berkurang. Namun, banyak manfaat yang bisa didapatkan selama berpuasa. Karena organ tubuh tidak bekerja secara optimal seperti biasanya. Hal ini membuat tubuh tetap terjaga dengan baik termasuk proses pencernaan yang lebih teratur dan terjaga dengan baik.

Perlu Kamu ketahui bahwa manfaat berpuasa dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Apa itu sistem imun? Tubuh selalu melakukan berbagai aktivitas sehingga harus didukung dengan sistem imunitas yang menjadi daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sistem imun ini berhubungan dengan kekebalan tubuh dalam menghalau penyakit dan virus termasuk virus yang merabak saat ini.

Tingkatkan Sel Darah Putih dengan Berpuasa

Sistem imun sangat penting bagi manusia untuk melakukan berbagai aktivitas dengan semangat. Jika sistem imun menurun, tubuh juga akan lemas bahkan bisa terserang penyakit dengan mudah. Cara paling tepat untuk menjaga sistem imunitas adalah dengan berpuasa. Manfaat berpuasa bagi imunitas akan meningkatkan sel darah putih.

Hal ini dikutip dari Telegraf dari University of Southern California yang melalukan penelitian akan imunitas tubuh. Saat tubuh berpuasa, sel induk akan meningkat dan memproduksi banyak sel darah putih yang baru dalam tubuh. Sehingga dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan virus yang menyerang termasuk infeksi penyakit.

Penelitian akan manfaat berpuasa juga dilakukan oleh Profesor dari Veltrr Longo dari University of Southern. Profesor tersebut menyatakan bahwa sel induk akan membangun sistem imunitas manusia dengan terus berkembang dalam tubuh. Sehingga sel yang mengalami kerusakan akan dibersihkan dan diganti dengan sel yang baru yang sehat.

Saat kondisi tubuh sedang berpuasa, asupan makanan akan terjaga dengan baik. Sehingga dapat meminimalkan kandungan zat bahaya dalam tubuh yang dapat meningkatkan produktivitas imunitas. Glukosa dalam tubuh dapat berkurang dan menurunkan kadar kolesterol sehingga terbebas dari risiko penyakit jantung.

Mengurangi Efek Samping Kemoterapi dengan Puasa

Manfaat berpuasa juga bisa mengurangi efek yang diberikan dari kemoterapi, khususnya untuk penderita penyakit kanker. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Universitas yang sama di mana Profesor tersebut menjelaskan kembali akan manfaat puasa terhadap kondisi tubuh manusia.

Tubuh yang sedang lapar karena puasa akan mendorong untuk menghemat energi. Karena tubuh akan mendaur ulang sel yang menjadi imunitas atau kekebalan tubuh sesuai yang dibutuhkan. Sehingga dapat melindungi tubuh dari risiko racun dari hasil kemoterapi jika berpuasa selama 72 jam.

Hal ini ditunjukan dari hasil uji coba yang sudah dilakukan. Dari hasil percobaan tersebut melibatkan pasien kanker untuk berpuasa selama dua hingga empat hari selama enam bulat dalam masa kemoterapi. Hasilnya sangat mengejutkan, karena manfaat berpuasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh termasuk bagi penderita kanker.

Setelah berpuasa enzim PKA dapat berkurang sehingga dapat menjaga tubuh dari risiko penuaan. Dengan berkurangnya enzim tersebut dapat meningkatkan risiko pertumbuhan tumor. Manfaat berpuasa juga dapat menurunkan risiko penyakit kanker baik bagi penderitanya maupun gejala yang ditimbulkan oleh penyakit berbahaya tersebut.

Meningkatkan Sistem Pencernaan dan Regulasi Protein

Puasa juga bisa meningkatkan sistem pencernaan dalam tubuh. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Gajah Mada yang menemukan bukti manfaat berpuasa yang sangat mengejutkan. Dari penelitian tersebut menyatakan bahwa puasa bisa meningkatkan regenerasi sel terutama untuk bagian usus.

Regenerasi dapat bermanfaat untuk melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit. Salah satunya penyakit yang sangat umum terjadi yaitu kanker dan infeksi. Penelitian tersebut dilakukan oleh Profesor senior sehingga dapat menjadi bukti konkret manfaat berpuasa bagi imunitas tubuh. Puasa juga bisa membakar lemak untuk menjadi sumber energi utama yang lebih efektif.

Regulasi protein dapat meningkatkan setelah berpuasa. Hal ini juga dinyatakan dalam penelitian yang sudah dilakukan oleh Universitas Gajah Mada. Dalam percobaan tersebut terdapat 14 orang yang akan diuji dengan berpuasa dari mulai subuh hingga maghrib. Hasilnya menunjukan bahwa manfaat berpuasa bisa mencegah penyakit kanker dan jantung.

Imunitas tubuh akan tetap terjaga menjalankan puasa selama satu bulan penuh. Sehingga tidak hanya penyakit kanker yan bisa dihalau. Namun, berbagai penyakit lain yang berbahaya yaitu diabetes, obesitas atau kelebihan berat badan, dan juga risiko sindrom metabolik. Sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit berisiko tinggi.

Puasa sangat penting dan bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya untuk meningkatkan imunitas dengan memproduksi protein untuk memperbaiki DNA. Serta dapat meningkatkan regulasi protein yang mampu menghalau penyakit. Manfaat berpuasa juga bisa melindungi sel dan otak dari risiko neuropsikiatri dan penyakit Alzheimer.

Baca Juga nih artikel lainnya: 3 Manfaat di Rumah yang Bisa Kamu Lakukan

Mulai Berlangganan Pada Artikel Kami!

Kami akan mengirimkan artikel terbaru kami setiap minggunya, langsung ke kotak masuk email anda.

2 thoughts on “Inilah Manfaat Berpuasa Bagi Imunitasmu”

  1. Pingback: Berikut Adalah Jenis Jenis Masalah Mental - Curhaat.in

  2. Pingback: Cara Disayang Mertua Ini Nggak Banyak Diketahui! - Curhaat.in

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Bagikan cerita dan pengalamanmu melalui media sosial kami!