Share on facebook
Share on twitter

Kerugian Belajar Online yang Banyak Dirasakan

Walaupun Banyak Yang Menyukai, Ada Juga Lho Kerugian Belajar Online. Apa Aja Ya?

Tanpa disadari ada kerugian belajar online yang dirasakan oleh beberapa kalangan. Tentu saja, belajar dengan sistem online memang banyak digencarkan. Tidak hanya di Indonesia, rupanya kebijakan tersebut juga diambil oleh negara-negara lainnya. Memang pada prinsipnya, belajar dengan sistem online dapat dilakukan oleh siapa saja.

Mulai dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum. Sesuai dengan namanya, pembelajaran nantinya dilakukan dengan menggunakan sistem online. Dengan kata lain, pembelajaran tersebut mengandalkan internet agar saling terhubung. Tanpa dukungan internet, tentu saja kegiatan belajar mengajar dengan basis online tersebut akan sulit terlaksana.

Hal inilah yang dirasakan oleh sebagian besar pembelajar yang menggunakan sistem online. Kerugian belajar online tentunya bukan rahasia lagi. Apalagi sistem online juga harus mendukung dengan kondisi pembelajar itu sendiri. Belajar dengan sistem online biasanya menggunakan media elektronik maupun gadget.

Seperti misalnya penggunaan smarthphone dan perangkat layaknya notebook atau laptop. Sayangnya, tidak semua fasilitas tersebut dimiliki semua pembelajar di dalam negeri. Selain urusan ketidaktersedianya media yang disambungkan dengan koneksi internet ada beberapa permasalahan lainnya.

Mulai dari was-was kuota yang habis saat belajar sampai masalah lainnya yang banyak dirasakan oleh kalangan pembelajar. Seperti apa suka dukanya orang yang belajar online? Berikut adalah kerugian belajar online dari beberapa faktor yang dirasakan pembelajar.

Berikut Beberapa Kerugian Belajar Online

1. Jadwal Belajar yang Mundur

Jadwal-Belajar-Kerugian
Sumber: Gettyimages

Memang belajar dengan menggunakan sistem online lebih praktis. Hal ini karena pengajar dan pembelajar tidak perlu datang ke sekolah. Pembelajar hanya perlu menyiapkan ruang khusus di rumah untuk mengakses pembelajaran dari guru.

Jika tidak ada ruang khusus, Kamu pun dapat memanfaatkan kamar sebagai tempat mengakses pembelajaran. Lebih-lebih kamar adalah tempat yang sunyi sehingga Kamu bisa lebih konsen menerima pembelajaran secara online. Sayangnya di balik kelebihannya terdapat satu kerugian belajar online yang dirasakan kebanyakan siswa.

Kerugian tersebut berhubungan dengan mundurnya beberapa jadwal belajar. Tidak bisa dipungkiri, saat belajar ada beberapa kendala. Seperti sarana belajar yang kurang mendukung. Hal tersebut berdampak pada mundurnya jadwal pembelajaran. Jadwal yang seharusnya dilakukan pada hari yang sama bisa tertunda.

Penundaan jadwal juga bisa terjadi lantaran kendala komunikasi. Kurangnya komunikasi serta informasi dari pengajar tentunya juga berimbas pada jadwal pelajaran. Kerugian belajar online ini akan lebih besar dirasa apabila mata pelajaran lain tertunda. Untuk mengatasi hal tersebut, sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama adalah membuat grub yang terdiri dari guru dan murid-murid. Sehingga jadwal tidak hanya dimengerti oleh satu siswa saja. Adanya grub juga mempermudah murid dalam menerima informasi tambahan dari guru. Sehingga tidak ada miss komunikasi yang terjadi keduanya.

2. Mengalami Boros Baterai dan Kuota

Sumber: Gettyimages

Kerugian belajar online lainnya adalah boros kuota dan baterai. Sesuai dengan namanya sistem online menggunakan sarana dan prasarana yang mendukung. Seperti tersedianya kuota internet dan sarana pendukung seperti gadget. Komponen tersebut harus tersedia demi kelancaran pembelajaran.

Apalagi untuk pembelajaran yang dilakukan selama berjam-jam tentunya memakan banyak baterai. Kegiatan belajar juga tidak hanya ditunjang dengan adanya komponen fisik seperti gadget dan laptop. Pembelajaran tersebut ditunjang dengan media demi kelancarannya. Terlebih jika menggunakan sebuah platform yang baru.

Pembelajar mau tidak mau harus memahami cara menggunakan platform tersebut. Jika tidak tentu saja kerugian belajar online terus bertambah. Biasanya untuk membantu siswa disediakan video tutorial yang bervariasi. Sayangnya, video tutorial yang diberikan biasanya berukuran besar.

Untuk mengaksesnya tentu dibutuhkan kuota yang besar pula. Hal tersebut masih ditambah dengan video pembelajaran lainnya. Bayangkan berapa besar kuota yang dibutuhkan untuk mengakses beragam video mata pelajaran. Inilah yang disebut dengan boros kuota saat belajar online.

Belajar dengan sistem online dalam kurun waktu yang lama menyebabkan boros baterai. Menggunakan laptop berjam-jam tentu memerlukan baterai. Dalam hal ini pembelajar harus lebih sering mengisi daya laptop ke listrik. Tentu kerugian belajar online makin besar karena beban listrik menjadi besar.

3. Konsentrasi Belajar Mudah Terpecah

Kerugian-Belajar-Online
Sumber: Gettyimages

Belajar dengan sistem online memang tidak semudah yang dibayangkan. Banyak hal dibenahi agar waktu belajar tidak sia-sia. Termasuk masalah kondisi ruangan atau tempat kita belajar. Dengan sistem online secara otomatis kita bisa belajar di mana saja, salah satunya dalam rumah. Namun, tanpa disadari hal tersebut justru kurang efektif.

Kerugian belajar online yang satu ini mengarah pada fokus siswa. Saat belajar di rumah tentunya kondisinya berbeda dengan sekolah. Di dalam area sekolah kondisi steril. Artinya lingkungan dikondisikan agar mendukung pembelajaran siswa. Sayangnya hal tersebut sulit diterapkan saat Kamu belajar di rumah.

Suara kendaraan yang lalu lalang tentu mengganggu konsentrasi. Belum lagi suara hewan yang ada di sekitar rumah sedikit banyak membuat siswa kurang fokus dengan pembelajaran. Jika ini terjadi berulang kali pembelajaran tidak akan efektif.

Sebenarnya kebijakan belajar di rumah ini demi keamanan siswa dan guru dari risiko terkena penyakit yang kini tengah mewabah. Akan tetapi, ada beberapa kekurangan dalam sistem pembelajaran ini. Tentunya untuk mengatasi kerugian belajar online tersebut diperlukan kesadaran masing-masing pihak.

Baca Juga: Cara Fokus Kerja

Apa Kerugian Belajar Online Yang Juga Kamu Rasakan?

Mulai Berlangganan Pada Artikel Kami!

Kami akan mengirimkan artikel terbaru kami setiap minggunya, langsung ke kotak masuk email anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Bagikan cerita dan pengalamanmu melalui media sosial kami!