Share on facebook
Share on twitter

Tips Belajar Hidroponik untuk Pemula

Banyak orang yang menganggap jika belajar hidroponik menjadi hal yang sulit. Sebenarnya, hidroponik adalah bagian perkembangan dunia penting di zaman modern. Dengan begitu pesatnya pembangunan gedung tinggi, pusat perbelanjaan dan perkantoran, sudah pasti penggunaan lahan menjadi semakin luas.

Dan akhirnya lahan pertanian menjadi terus berkurang. Namun, dengan perkembangan zaman dan teknologi, hidroponik dapat menyiasati masalah terbatasnya lahan pertanian. Seperti yang kita ketahui, semakin sempitnya lahan membuat pertanian menjadi area pertama yang terkena dampaknya.

Jepang menjadi salah satu negara yang berhasil mengembangkan teknik hidroponik sehingga hasil pertaniannya menguasai pasar dunia. Tak hanya itu, ketika belajar hidroponik, Kamu akan menemukan bila hidroponik juga memiliki keunggulan, seperti memiliki kualitas produk yang lebih baik bila dibandingkan dengan penanaman dilakukan dengan konvensional.

Bukan hanya itu, efisiensi dan produktivitas budi daya hidroponik lebih unggul bila dibandingkan dengan penanaman secara konvensional. Tentu keunggulan tersebut adalah sisi positif budaya tanam hidroponik. Namun, penanaman dengan cara ini mempunyai keterbatasan.

Yakni hanya dapat dipergunakan untuk tanaman yang memiliki umur pendek, selain itu media penanaman yang digunakan dari non tanah yang dapat menopang akar yang pendek. Bila Kamu tertarik belajar hidroponik, berikut cara penanaman dan tipsnya.

penanaman dengan sistem NFT
Photo by CV. Jalantara Tirtamarta Hidroponik

Penanaman dengan Sistem NFT

NFT adalah penanaman menggunakan cara hidroponik yang sudah dikembangkan dari tahun 1960 lalu. Tahun 1970, teknik penanaman dengan menggunakan sistem NFT ini pun mulai dikomersilkan dan dikenali. Tidak lengkap rasanya jika belajar hidroponik tanpa mencoba teknik penanaman ini.

Sekarang ini, NFT bahkan menjadi sebuah teknik hidroponik yang banyak digunakan. Penanaman dengan menggunakan NFT ini mulai digunakan untuk skala rumahan sampai industri. budi daya dengan menumbuhkan tanaman di media permukaan air merupakan teknik dari pola penanaman ini.

Penanaman nantinya dilakukan dengan mengatur sirkulasi air, memberi nutrisi dan oksigen yang optimal. Di tahun 2000an lalu, penanaman dengan menggunakan teknik ini semakin populer bahkan terkenal luas. Walaupun bila dilihat dari segi pembuatannya, Kamu harus merogoh kantong yang cukup dalam saat ingin belajar hidroponik dengan menggunakan metode ini.

Namun, penanaman dengan menggunakan NFT ini tetap popular. Banyak orang menilai bahwa menggunakan sistem ini bisa berlanjut hingga beberapa kali panen. Pemanenan dengan menggunakan NFT bisa dilakukan beberapa kali karena penopang media tanaman cukup awet dan kuat.

Bila dilihat, penanaman dengan menggunakan hidroponik NFT ini mempunyai kelebihan seperti tanaman memperoleh suplai air, nutrisi dan oksigen secara terus menerus. Selain itu Kamu tidak perlu melakukan penyiraman sehingga perawatan menjadi semakin mudah. Nutrisi dan air pun juga lebih  hemat dengan menggunakan penanaman ini.

penanaman hidroponik dengan sistem wick
Photo By mmdi on getty

Penanaman dengan Sistem Wick

Belajar hidroponik tidak lengkap rasanya jika tidak mengenal sistem wick. Pemula biasanya lebih sering menggunakan teknik ini. Teknik ini sederhana dan bisa menggunakan alat sederhana yang mudah ditemui di rumah.

Teknik ini menggunakan dua lapisan wadah, bagian atasnya berisi media tanam dan bagian bawah berisi nutrisi. Dua wadah tersebut nantinya disambungkan dengan menggunakan sumbu. Tanaman nantinya akan memperoleh nutrisi dari tempat atas. Teknik wick begitu sederhana dan bisa coba meskipun masih pemula.

Sistem ini memiliki kelebihan seperti mudah dilakukan dan  memiliki harga terjangkau. Namun, saat ingin menggunakan sistem ini, lebih baik pilih tanaman kecil. Kamu bisa memilih tanaman seperti sawi, sayur kangkung, hingga bayam yang memiliki ukuran kecil.

Selain itu harus dicatat bila sistem ini tidak bisa bekerja pada tanaman yang memerlukan banyak air. Oleh sebab itu, saat belajar hidroponik, Kamu harus selektif dalam memilih tanaman yang pas, sehingga Kamu tak akan banyak kendala ketika melakukan penanaman.

Tips Belajar Hidroponik

Pertama, lakukan perencanaan yang matang. Menyusun perencanaan dengan matang harus dilakukan. Kamu bisa memikirkan di mana penanaman hidroponik ini dilakukan. Apakah di depan rumah, atau di belakang rumah, kemudian budgetyang dibutuhkan untuk penanaman ini. apalagi jika Kamu berniat menggunakan budi daya hidroponik sebagai bisnis.

Kedua, desain hidroponik. Saat belajar hidroponik, desain dari hidroponik juga harus dipertimbangkan dengan baik. Hidroponik memiliki desain yang tak sedikit, Kamu harus memperhatikan semua desain, bila dirasa cocok sesuai dengan luas rumah, Kamu bisa memilihnya. Desain hidroponik akan mempengaruhi banyaknya jumlah tanaman yang akan ditanam, sistem air serta kombinasi.

Ketiga, pilihan tanaman. Jika perencanaan sudah matang, berikutnya adalah tahap penanaman. Kamu bisa memilih, apakah memilih 1 jenis tanaman atau banyak jenis tanaman. Sebagai tips karena baru dalam tahap belajar, lebih baik pilih 1 jenis tanaman terlebih dahulu, jika sudah ahli melakukan penanaman, Kamu bisa menambah jenis tanaman lainnya.

Menanam tanaman dengan menggunakan metode hidroponik memang tidak mudah, apalagi di depan Kamu harus bersiap dengan adanya hama atau penyakit hingga pemeliharaannya. Kesuksesan budi daya hidroponik dapat terlihat dari cara pemeliharaan tanaman. Pemeliharaan tanaman dimulai dari nutrisi hingga pengaturan sistem tanaman. Jadi sudah siap belajar hidroponik?

Baca Juga : Film yang Booming di Netflix

Mulai Berlangganan Pada Artikel Kami!

Kami akan mengirimkan artikel terbaru kami setiap minggunya, langsung ke kotak masuk email anda.

2 thoughts on “Tips Belajar Hidroponik untuk Pemula”

  1. Pingback: 5 Arti Mimpi di Masa Corona - Curhaat.in

  2. Pingback: Minuman-minuman yang Lagi Hits di Jakarta - Curhaat.in

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Bagikan cerita dan pengalamanmu melalui media sosial kami!